Low Vision Color
Preset Color Skins
  • In partnership with

    Text size:  A+ | Reset | A-

    BANDA ACEH | Keberlanjutan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) di RMC-1 Aceh membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat. Khususnya untuk pengawasan pelaksanaan program.

    Koordinator Provinsi PNPM MPd RMC-1 Aceh, Rusli Mohammad Ali menyebutkan masyarakat menjadi pihak dengan peran paling besar dalam rangka mendorong keterbukaan informasi. Seputar pelaksanaan program dan anggaran yang digunakan. Peran masyarakat menjadi sangat penting di samping upaya yang dilakukan oleh pelaksana PNPM Mandiri Perdesaan.
     
    Hingga kini informasi yang bersumber dari masyarakat masih sangat terbatas. Walau masyarakat merupakan penerima manfaat dari program yang digulirkan. Apalagi dana yang dialokasikan bagi pelaksanaan program bersumber dari masyarakat juga. Bersumber dari APBN dan APBD yang memang dialokasikan bagi percepatan pengentasan kemiskinan.
     
    "Masyarakat berhak atas terlaksananya program dan penggunaan anggaran yang transparan," tegas Rusli Mohammad Ali September 2012, sembari mendesak masyarakat untuk pro aktif untuk melaporkan setiap temuan kejanggalan. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditindaklanjuti.
     
    Tambah Rusli lagi, hingga September 2012 informasi penyelewengan yang selama ini ditangani bersumber dari berbagai pihak. Di antaranya, dilaporkan oleh konsultan 143 kasus atau 87 persen, pengaduan masyarakat 7 kasus atau 7 persen, sementara oleh pihak lain seperti PBM 2 persen, media massa 1 persen, misi Bank Dunia 1 persen, audit BPKP 2 persen dan lainnya sebanyak 1 persen.
     
    Setiap pelaporan yang masuk diterima melalui berbagai media penyampaian informasi yang memang telah dipersiapkan dalam mendukung pelaksanaan program yang digulirkan. Pelaporan diterima melalui pesan singkat (sms), email, telepon hingga pelaporan yang disampaikan langsung pada pelaksana PNPM MPd.
     
    Laporan masyarakat pun dipastikan akan langsung ditindaklanjuti. Spesialis Penanganan Pengaduan Masalah (SP2M) PNPM MPd RMC-1 Aceh, Jafar Hanafi menjelaskan, setiap laporan pengaduan ditangani secara benjenjang. Dimulai dari PNPM MPd setempat. Sehingga bila permasalah muncul di tingkat desa, pertama kali yang bertanggung jawab untuk menanganinya adalah masyarakat desa tersebut dengan difasilitasi oleh Penanggungjawab Operasional Kegiatan (PjOK), fasilitator kecamatan, pendamping lokal, kader desa dan kepala desa.
     
    Dalam mekanisme ini, pelaku PNPM MPd di jenjang atasnya akan memantu perkembangan penanganan. Bila pengaduan tidak berhasil ditangani oleh pelaku program setempat, akan direkomendasikan untuk penyelesaian atau bahkan turut difasilitasi oelh pelaku program pada jenjang di atasnya.
     
    "Program ini memang harus dilaksanakan secara transparan dan melibatkan masyarakat," Tegas Jafar Hanafi sembari merinci bentuk keterlibatan masyarakat dalam proses penanganan pengaduan dilakukan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu terlibat mengendalikan jalannya kegiatan.
     
    Penanganan kasus yang terjadi juga disesuaikan dengan cakupannya. Semisal, bila hanya berkaitan dengan prosedur, penanganan akan dilakukan hanya pada tingkat prosedur. Tapi jika permasalahannya berkaitan dengan prosedur dan penggunaan dana, kasus yang dilaporkan akan ditangani secara menyeluruh, mulai dari soal prosedur hingga soal potensi penyalahgunaan dana yang terjadi.
     
    Meski demikian, dalam penanganan masalah sedapat mungkin dilakukan secara objektif. Pengaduan yang muncul harus selalu diuji kebenarannya melalui mekanisme uji silang. Sehingga tindakan yang dilakukan sesuai dengan data yang sebenarnya. Tindakan yang dilakukan bukan berdasarkan keberpihakan pada salah satu pihak, namun berpihak pada prosedur yang seharusnya.
     
    "Yang tak kalah penting lagi adalah soal kemudahan, kecepatan dan keakuratan," tandas Jafar Hanafi lagi. Kemudahan berupa setiap anggota masyarakat terutama kelompok perempuan dan laki-laki untuk menyampaikan pengaduan atas sebuah permasalahan. Dengan cukup mengadukan dugaan dan temuan ke saluran pengaduan pada jenjang terendah dan termudah untuk dijangkau. 
     
    Setiap pengaduan dan pemasalahan juga dipastikan harus ditangani dan ditanggapi secara cepat dengan menggunakan informasi yang akurat. Penanganan pengaduan dan masalah diupayakan penyelesaiannya pada tingkat yang terdekat.
     

    Penulis iec
    Sumber PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Aceh RMC I